Sabtu, 19 September 2009

idul fitri


Tidak terasa Ramadhan kali ini akan segera usai. Semoga tahun depan saya masih diberi kesempatan dari Allah SWT untuk menjalankan puasa di bulan suci tahun depan. Amin Ya Robbal Alamin. Rasanya baru kemarin puasa pertama tidak terasa besok minggu sudah kembali lagi ke hari yang fitri. Dan Alhamdulillah puasa kali ini berjalan dengan lancar. Tapi saya merasa ibadah saya di bulan Ramadhan ini sangat kurang dibandingkan tahun - tahun sebelumnya. Saya merasa sangat kecewa pada diri saya.

Jadwal kuliah saya yang begitu padat akhir - akhir ini membuat saya sedikit kelelahan. Belum lagi tugas - tugas dari dosen - dosen saya. Hufft. . Seperti sripping sinetron kejar tayang he.. he.. he.. Tetapi saya harus semangat. Toh ini untuk saya kedepannya.

Rasanya cuma sebentar merasakan puasa bersama keluarga T~T. Kuliah baru libur hari Jum'at,18 September 2009. Dan saya baru pulang ke kota kelahiran saya tercinta, Kediri hari Kamis, 17 September 2009. Wah benar - benar. Dan sampai di rumah pukul 20.00 WIB karena travel yang saya naiki baru jemput saya pukul 14.00 WIB, dan itu pun belum jemput penumpang lainnya. Benar - benar kesabaran saya sedang diuji.

Waktu saya naik travel saya melihat banyak sekali pemudik yang akan mudik. Wah bawaan mereka banyak sekali,pikir saya. Banyak sekali tas dan kardus yang mereka bawa. Luar biasa. Dan saya hanya tersenyum menyaksikkan. Mungkin mereka sama seperti saya yang merindukkan keluarga.

Saya ucapkan MINAL AIZIN WAL FAIZIN. Mohon maaf apabila saya unya salah yang saya lakukan baik sengaja maupun tidak saya sengaja.

Sabtu, 29 Agustus 2009

Indonesia bergejolak

Di media televisi sekarang ini sedang gencar - gencarnya menayangkan "pencurian kebudayaan" di Indonesia oleh negara tetangga kita Malaysia yang mengaku sebagai "saudara serumpun". Mendengar kata seperti itu rasanya ada yang bergejolak di hati saya. Sedih, marah, benci campur aduk menjadi satu. Bagaimana tidak mereka mengaku saudara serumpun tapi mencuri kebudayaan saudara sendiri. Apakah itu bisa dikatakan sebagai saudara? Saudara tidak akan menusuk saudaranya sendiri.

Saya heran kenapa mereka mengklaim batik,reog Ponorogo,tari pendet Bali,angklung,cendol dan masih banyak lagi. Bahkan pulau Ambalat ingin mereka kuasai. Apakah mereka tidak memiliki kebudayaannya sendiri? Apa mereka belum puas merebut semua milik Indonesia. Atau jangan - jangan mereka tidak menghargai sejarah dan kebudayaan sendiri.

Saya tidak menyalahkan pemerintah Indonesia. Marilah sama - sama kita berbenah diri menjaga kebudayaan kita. Cintailah bangsa Indonesia yang kaya akan kebudayaan. Jangan sampai ada Malaysia - Malaysia lain yang ingin mengklaim kebudayaan kita.

Bagaimana usaha kita untuk menjaga segala sesuatu yang ada di Indonesia?
Saya suka seka mendengarkan lagunya david archuleta yang judulnya "Think of me" soundtrack dari film "Phantom of The Opera ". .

Menurut saya lagu itu memiliki makna yang dalam. .
Hmm so Romantic. .

Berikut lirik lagi tersebut :
Think of me
think of me fondly
when we've said goodbye.
Remember me once in a while -please promise me you'll try.
When you find that, once again, you long
to take your heart back and be free -if you ever find a moment,
spare a thought for me

We never said our love was evergreen,
or as unchanging as the sea -but if you can still rememberstop and think of me . . .
Think of all the thingswe've shared and seen -
don't think about the thingswhich might have been . . .

Think of me, think of me waking,silent and resigned.
Imagine me,
trying too hardto put you from my mind.
Recall those dayslook back on all those times,think of the things we'll never do -there will never be a day,when I won't think of you . . .