Kamis, 31 Maret 2016

Chocho Chunky Cookies

Pesta coklat!!! Yaaaayyy!!! Minggu lalu pas waktu membereskan lemari makan, saya menemukan coklat batangan kemudian bingung enaknya dibikin apa sayang kalau tidak dibuat sesuatu. Akhirnya, terlintas ide bikin cookies ala goodtime. Kebetulan saya punya coklat bubuk yang saya beli di kampung coklat minggu lalu. Lalu kemarin malam saya lihat resep Home Cooking Adventure dan saya modifikasi sedikit. Fantastis!!!

Ingredients:

  • 2 1/4 cups (280g) tepung terigu
  • 1 tsp baking soda
  • 2 tsp maizena
  • 1 tsp garam
  • 3/4 cups (170g) margarin, lelehkan
  • 1 cup (135g) gula halus
  • 1 tbs bubuk coklat
  • 2 butir telur yang besar
  • 2 tsp vanili
  • 1 1/4 cups (180-200g) coklat batangan
How to make:
  1. Potong kasar coklat batangan kecil-kecil, sisihkan
  2. Siapkan tepung terigu, baking soda, maizena, garam kemudian campur hingga rata, sisihkan
  3. Dinginkan margarin yang telah dilelehkan lalu kocok hingga pucat lalu masukkan gula, aduk hingga merata
  4. Masukkan telur satu persatu sambil diaduk.
  5. Setelah tercampur masukkan vanili dan coklat bubuk, aduk
  6. Kemudian masukkan tepung terigu secara perlahan sambil ratakan, setelah rata masukkan coklat yang dipotong kasar tadi lalu ratakan. (Jangan terlalu lama diaduk dan dipegang karena menyebabkan cookies tidak renyah dan keras)
  7. Tutup adonan dengan plastik wrap lalu masukkan ke dalam frezer kurang lebih 15 menit.  Siapkan loyang yang telah dilapisi baking paper. Panaskan oven kurang lebih 325 derajat celcius.
  8. Setelah 15 menit keluarkan adonan lalu ambil kira-kira seukuran bola bekel kecil atau menurut selera, taruh di loyang dengan diberi jarak kira-kira 3 cm. Lakukan sampai adonan habis
  9. Masukkan dalam oven dan panggang 30 sampai 45 menit. 
  10. Sajikan selagi hangat.
(75-80 buah cookies)

 Hasil Akhir Choco Chunky

Pas waktu menunggu kue ini baunyaaaa sungguh syedaap menggoda!!! Menurut adik saya rasanya mirip sekali dengan goodtime. Alhamdulillah dia suka sekali dan melarang temannya untuk minta kuenya hahahahaha. Silah dicoba resepnya semoga bermanfaat.

NB: Sajikan selagi hangat karena coklatnya akan meleleh dimulut

Best wishes,
Ria Dhea

Rabu, 30 Maret 2016

Homemade Bread Recipe

Hari ini saya membuat roti tawar manis, rencananya sih saya buat untuk bekal sandwich adik saya yang masih SD. Adik saya ini tergolong mudah sakit kalau jajan sembarangan, jadi sejak taman kanak-kanak selalu bawa bekal dari rumah. Entah itu kue atau tahu kesukaannya. Sesempat ibu saya kalau masak. Berhubung hari ini saya lagi semangat membara memasak, saya membuat roti tawar agar tahan beberapa hari (sepertinya itu tidak mungkin sekali angkat pasti langsung ludes).

Nah berikut bahan membuat roti tawar manis.


Ingredient:

- 3 cup tepung roti (saya pakai cakra kembar)
- 1/4 cup susu bubuk (boleh diganti dengan susu cair, tapi nanti airnya dikurangi ya)
- 2 1/4cup ragi instan
- 1 1/4cup air hangat
- 2tbsp gula (jika suka manis boleh ditambah 1tbsp)
- 1tsp garam
- 2tbsp minyak sayur

Step by step:
  1. Masukkan sedikt gula kedalam air hangat lalu aduk, setelah diaduk masukkan ragi instan. Tunggu hingga ragi bereaksi (fungsi gula adalah mempercepat reaksi dari ragi)
  2.  Campur tepung roti, susu bubuk, gula dan garam aduk hingga rata.
  3. Masukkan air dan ragi tadi sedikit demi sedikit, masukkan minyak sayur lalu uleni hingga kalis
  4. Jika sudah olesi wadah dengan minyak sayur, masukkan adonan tadi lalu tutup dengan plastik wrap atau kain bersih dan istirahatkan kurang lebh 10 menit.
  5. Setelah adonan mengembang 2 kali lipat kempeskan lalu tekan-tekan agar udaranya keluar. Pipihkan adonan kemudian gulung membentuk tabung.
  6. Siapkan loyang persegi panjang olesi dengan minyak sayur atau mentega cair kemudian masukkan adonan ke dalam loyang.
  7. Istirahatkan lagi selama 10 menit tutup dengan plastik wrap atau kain bersih. Sambil menunggu panaskan oven kurang lebih 375 derajat celcius.
  8. Setelah 10 menit olesi adonan dengan mentega cair dan masukkan ke dalam oven. Panggang kurang lebih 40 hingga 50 menit.
  9. Voila!!! Jadilah roti tawar manis. Boleh ditambah wijen atasnya jika suka. Roti tawar ini bisa tahan selama 2 hari.
Selamat mencoba!!!

Best wishes,
Ria Dhea

Jumat, 25 Maret 2016

Fangirl by Rainbow Rowell

"Kita sudah berbagi kamar selama delapan belas tahun", tegas Wren. Ia duduk di kepala tempat tidur Cath, menunjukkan ekspresi Si Dewasa yang sedang marah.
"Dan semuanya berjalan lancar", kata Cath, melambaikan tanggannya ke sekeliling kamar--pada tumpukan buku dan poster Simon Snow.

Judul buku: Fangirl
Penulis: Rainbow Rowell
Penerjemah: Wisnu Wardhana
Penyuting: NyiBlo
Design cover: Bambang 'Bambi' Gunawan
Ilustrasi: Teguhra
Penerbit: Penerbit Spring
Tahun terbit: November 2014
456 hlm ; 20 cm
ISBN 978-602-71505-0-8

 source:goodreads

Cath dan Wren merupakan saudara kembar yang tinggal bersama ayah mereka. Mereka berdua selalu bersama selama 18 tahun, sama-sama menyukai Simon Snow (tokoh penyihir terkenal karangan Gemma T. Leslie) dan Cat adalah penulis fanfiksi yang paling ngehits, Magicath. Tidak ada yang tahu kecuali saudara kembarnya dan ayah mereka. 

Cath dan Wren diterima di universitas yang sama di daerah Nebraska. Cath sangat kecewa karena tampaknya Wren ingin memulai kehidupan barunya di kampus tanpa Cath dengan langkah pertama, menyingkirkan Cat agar tidak sekamar dengan Cath. Cath merupakan orang yang introvert dengan terpaksa tinggal dengan orang asing yang sama sekali tidak ia kenal. Cath benci itu! Ia sangat tidak terbiasa tanpa saudara kembarnya. Jaman SMA dulu Cath dan Wren merupakan satu paket, jika kau ingin mengundang Wren ke Pesta maka kau harus mengundang Cath juga. Cath memiliki kepribadian berbeda dengan Wren. Cath tidak suka bersosialisasi dan hampir tidak menyukai semua hal kecuali menulis dan Simon Snow

Cath memiliki teman sekamar, Reagan, yang nampaknya tidak menyukainya dan selalu diikuti oleh pacar kesayangan Reagan, Levi. Hampir setiap hari Levi datang ke kamar Cath meskipun terkadang Reagan tidak berada dikamarnya. Cath sangat terganggu dengan Levi karena selalu berisik, menghabiskan camilan proteinnya, tersenyum jahil dan memanggilnya Cather. Untuk menghindari Levi terkadang  iamenghindar dan pergi ke perpustakaan lalu mengerjakan fanfiksinya dan menulis cerita bersama Nick teman sekelasnya. Fanfiksi adalah dunia Cath dan Simon Snow tidak akan mengkhianatinya.

Cath sangat terkejut ketika ia mendapatkan nilai gagal dalam matakuliah nonfiksi dari professor yang selama ini selalu memujinya karena gaya menulisnya. Ia mendapat masalah besar untuk itu.
Masalah demi masalah terjadi antara Cath dan Wren yang sepertinya kecanduan sesuatu, Cath dengan ayahnya, Cath dengan ibu kandungnya yang membuang mereka berdua dan ayahnya, Cath dengan Levi dan Reagan, Cath dengan Nick, Cath dengan profesornya. Ini semua membuat Cath gila dan depresi. Dan ia hanya memiliki dunianya sendiri, dunia Simon Snow, Cath membutuhkan seseorang sebagai sandarannya karena Simon Snow hanya sebuah fiksi yang ia kembangkan.

***

Buku ini merupakan buku bergenre young adults dimana konfliknya diambil dalam kehidupan sehari-hari remaja di Amerika. Terkadang diskripsi mengenai tokohnya tidak terlalu mendetail, tidak hanya itu karakter dan settingnya pun juga sangat kurang. Saya sempat mengira jika Reagan adalah seorang cowok. Karena ada kalimat yang menyatakan jika asrama Cath merupakan asrama campuran.
Ketika saya membaca buku ini saya teringat diri saya sendiri. Sifat-sifat Cath hampir mirip dengan saya seperti tidak suka keramaian, lebih suka menghabiskan waktu dengan laptop atau buku, menilai orang dari karakter mereka, pemalu dengan orang baru sehingga kadang dianggap sombong. Namun, saya tidak seperti Cath yang selalu bergantung pada saudaranya, dan saya tidak menyukai orang seperti itu (curahatan tidak penting, lalu abaikan).

 source: riadhea's collection

Well, jujur saya akan mengatakan buku ini sangat membosankan. Saya membutuhkan semangat dan kerja keras untuk menyelesaikan, bagaimana tidak konflik yang penulis angkat kuranag greget. Banyak lubang dalam cerita ini seperti, apa yang terjadi pada Saudara kembarnya Cath dengan teman sekamarnya dan pacarnya itu masih menjadi pertanyaan. Kenyataan pahit ibu kandungya yang hilang lalu muncul lagi dan ingin bertemu mereka berdua namun entah kenapa tidak dilanjutkan lagi berhenti di tengah-tengah. 

Sehingga saya memberi bintang 2 untuk buku ini karena menurut saya konflik yang diangkat tidak terlalu greget seakan-akan dibuat-buat dan berputar-putar, pendiskripsian, setting tempat juga. Apalagi terdapat cuplikan nonfiksi Cath yang menurut saya membosankan untuk dibaca (Saya sering skip bagian ini hahahahaha). BORING!
Buku ini diterbitkan oleh penerbit Spring, dari sisi terjemahnya terkadang saya tidak paham dengan yang dimaksud oleh penerjemahnya. Namun secara keseluruhan tidak terlalu buruk untuk terjemahnya dan tidak ada kalimat atau kata yang salah ketik. Untuk cover sendiri hampir mirip dengan versi Amerikanya, hanya saja karakter laki-laki dalam covernya kurang cocok seperti yang ada di buku.
Pada akhirnya saya tidak menyangka saya menyelesaikan buku ini. Sungguh luar biasa.

 source: riadhea's collection

Best wishes,
Ria Dhea

Selasa, 22 Maret 2016

The Kill Order by James Dashner

Mark tidak dapat berjalan melewati lorong atau jalan yang padat di perkampungan mereka ini tanpa teringat hari-hari damai hidup di kota besar, saat kehidupannya penuh mimpi, semua yang ada di dunia mudah didapatkan, siap diraih. Dan, dia bahkan tidak menyadarinya - The Kill Order Page 11 by James Dasner
source: goodreads
Sebelum sinar matahari menyapu Bumi, sebelum WICKED terbentuk, sebelum Thomas dan kawan-kawannya mengalami ujian di Glade dan sebelum adanya virus yang menyerang penduduk bumi. Dua orang remaja, Mark dan Trina selamat akan bahaya radiasi matahari yang menyebabkan kutub utara menguap. Mereka berdua berada di terowongan bawah tanah saat kejadan itu terjadi. Thomas sangat merindukan keluarganya Ayah, bu dan adiknya yang masih balita, ia enggan memikirkan mereka karena takut memikirkan hal buruk. Beruntungnya ia bersama seseorang yang lama ia taksir sejak kecil, sahabatnya Trina.

Mark dan Trina bukan satu-satunya penduduk bumi yang selamat atas kejadian itu. Warga bumi yang selamat mengungsi di di tempat yang kira-kira dapat mereka jangkau dan masih belum hancur tersapu banjir bandang.Kelaparan dan pencurian tidak terhindarkan. Suasana di Bumi saat itu sangat mencekam, orang sudah tidak peduli dengan sesamanya saling berebut, bertengkar, marah.

Beruntungnya saat itu Mark dan Trina bertemu dengan Alec yang dulunya adalah seorang tentara dan partnernya Lana seorang perawat medan perang. Mereka membentuk sebuah grup dan beberapa orang lainnya. Mereka hidup berpindah-pindah ke daerah hutan Amerika yang belum hancur tersapu banjir dan menurut mereka layak untuk ditinggali karena radiasi matahari yang semakin menggila dari hari ke hari.
Suatu hari yang santai dan matahari yang tidak sepanas seperti biasanya dan kelompok Mark sedang melkukakan aktivitas secara terpisah tiba-tiba sebuah Berg muncul disusul oleh panah-panah yang menghunjani kawasan tempat tinggal Mark cs. Mark dan Alec memeriksa Berg dan menemukan kotak bersegel dan bertuliskan
"Virus VC321xb47
Sangat Menular
24 Anak Panah, Hati-Hati"
Mereka tidak berani untuk memegang kotak tersebut takut jika itu benar-benar virus berbahaya. Tiba-tiba saja setelah mereka keluar dari Berg tanpa awak itu beberapa orang yang terkena panah menjadi aneh, mereka cepat emosi, marah-marah, menyerang tiba-tiba, ganas. Mereka berteriak ingin mengeluarkan "benda" dari kepala mereka. Mark sangat takut saat itu. Ia memikirkan bahwa sekarang Trina tidak bersama dia.

Mark dan Trina sangat penasaran dengan adanya virus itu disisi lain ia menemukan seorang anak kecil berusia 3 tahun, DeeDee, yang masih selamat meskipun ia telah dihujani panah bervirus di kawasan lain. DeeDee dianggap sebagai pembawa sial oleh orang-orang disekitarnya. Bahkan ia akan dipersembahkan kepada dewa oleh orang-orang sekitarnya yang mulai gila. Saat itu Mark, Trina, Alec dan Lana tidak memiliki pilihan lain untuk membawa DeeDee dari kawasan itu.
Mungkinkah mereka selamat dari virus mematikan itu? Bagaimana nasib DeeDee? Mengapa ia dianggap pembawa sial dan dijadikan tumbal? Apakah ia benar-benar berbahaya? Lalu benarkah WICKED benar-benar akan menolong mereka semua?

***
Pada waktu saya membeli buku ini saya penasaran bagaimana dulu orang-orang selamat dari ledakan matahari dan bagaimana asal muasal virus tersebut dapat menjangkit penduduk Bumi. Memang diceritakan awal kejadiannya. Namun, saya terkadang masih bingung karena kurang detailnya penjelasan. Ending cerita buku ini juga terkesan menggantung, saya masih belum paham apa hubungan Mark dan Tina dengan Thomas dkk. Kemudian berapa waktu berselang setelah kejadian tersebut dengan adanya Thomas dkk yang terkurung dalam Glade.


Dari segi cetakan saya suka kertasnya tebal dan bukan buram, hurufnya juga besar dan terjemahnya pun juga lumayan bagus. Saya member bintang 3 pada buku ini berdasarkan isi cerita, penokohan, dan fisik buku ini. Saya menyarankan membaca buku in terlebih dahulu sebelum membaca seri The Maze Runner oleh James Dasher. Cetakan dalam terjemahan Bahasa Indonesia dicetak dan dipublikasikan oleh Mizan Fantasi.

***
Best wishes,
Ria Dhea

Senin, 21 Maret 2016

A Game of Throne #Book 1 by George R.R. Martin

"Different roads sometimes lead to the same castle"- Jon Snow
source:goodreads


Diawali dengan munculnya sesosok makhluk aneh yang mengerikan di hutan daerah North, salah satu saksi mata ketakutan lari tunggang langgang, melihat makhluk aneh itu karena telah membantai saudara-saudaranya anggota Night Watch tuannya dengan kejam. Karena laki-laki itu adalah anggota Night Wall yang telah tersumpah ia dituduh berkhianat oleh penguasa Winterfell, Eddard Stark, sehngga ia harus dipenggal karena telah meninggalkan saudara-saudaranya di hutan.

Eddard Stark seorang penguasa daerah North, Winterfell dikenal sebagai raja yang selalu memathui peraturan dan setia pada istrinya, Catelyn Tully. Cat merupakan putri bangsawan dari House of Tully yang berlambangkan Ikan Trout. Eddard Stark sendiri atau yang sering dipanggil Ned Stark yang berasal dari klan Stark yang memilik lambang Direwolf. Mereka dikaruniai 5 orang anak dan 1 anak haram. Robb, Sansa seorang putri yang mewarisi kecantikan ibunya, Arya gadis tomboy yang lebih menuyai bermain pedang dan panah dibanding menjahit dan menyulam bersama Sansa karena menurutnya membosankan, Brann yang paling menyuka memanjat sesuatu apapun tempat tingg, dan Rickon yang masih berusia 3 tahun, sedangkan anak haramnya Jon Snow. Anak haram yang dimaksud adalah anak dari seorang wanita atau pria yang bukan dari kalangan bangsawan atau tidak resmi.
Pada waktu perburuan anak haram Ned, Jon Snow, menemukan 6 ekor direwolves yang ditinggal mati induknya secara tragis. Mulanya Ned ngin membunuh direwolves tersebut, namun Jon melarangnya dan diikuti oleh Bran yang ingin merawat mereka. Mau tidak mau Ned setuju karena direwolf sendiri merupakan lambang dari klannya. Sehingga masing-masing anak Ned mendapat seekor direwolf sebagai peliharaan (pingiiin juga pelihara direwolf juga).
Ned Stark menyetujui menjadi tangan kanan raja yang membawa serta kedua putrinya ke King's Landing, sedangkan Cat bersama anak laki-lakinya karena keadaan Brann yang menyedihkan dan masih kritis, selain itu pemimpin Winterfell akan kosong jika semua keluarganya pergi ke King's Landing. Sehingga sementara Robb menduduki takhta ayahnya. Jon Snow sendiri memutuskan bergabung menjadi anggota Night Watch bersama pamannya Benjen Stark karena menurutnya anak haram memang seharusnya berada di tempat dimana ia tidak dibutuhkan.
Tyrion Lannister merupakan keturanan House of Lannister yang selalu dianggap kecatatan dalam keluarganya yang nyaris sempurna, karena terlahir kerdil. Namun Tyrion ini berbeda dengan Lannister lain. Ia dikenal cerdik dan berpikir panjang sebelum bertindak. Tyrion selalu memiliki keinginan memiliki seekor naga, ia pernah bercerita kepada Jon Snow mengenai ini.
Daenerys Stomborn, keturunan Targaryen terakhir yang masih hidup karena pembantaian keluarganya oleh Robert Baratheon, mendapatkan 3 telur naga sebagai hadiah pernikahannya dengan Khal Drogo. Tidak disangka naga-naga tersebut hidup! House of Targaryen sendri memiliki lambang naga berkepala 3, ia berpikir bahwa hal tersebut pertanda baik. Yap! karena telur naganya akan membantunya merebut kembali Iron Throne dan membalaskan dendam keluarganya.

Kematian Robert Baratheon pemegang Iron Throne membawa dampak yang besar bagi penguasa klan-klan lain. Semua klan ingin merebut takhta itu bahkan anaknya sendiri dan saudaranya. Intrik politikpun tak terelakan. Semua klan buta akan pemegang takhta itu.
Ned yang telah diberi wasiat oleh Robert mengetahui rahasia Cersei Lannister dan saudara kembarnya yang sangat mencengangkan dan kenyataan bahwa Jon Arryn, tangan kanan raja sebelumnya telah diberi racun oleh seseorang. Naas Ned tewas disula oleh anak Robert, Joffrey Baratheon yang keji. Sementara itu keluarga Stark menjadi tercerai berai. Pertempuran dan tipu muslihat tidak terelakkan antara pendulung klan-klan besar di 7 kingdoms. Akankah keluarga Stark akan kembali bersama? Bagaimana nasib Jon Snow dan saudara-saudaranya? Bagaimana nasib Daenerys dan naga-naganya? Lalu siapakah penguasa Iron Throne yang sesungguhnya?

 ***

Saya tidak pernah menyesal memberi rating bintang 5 pada buku ini. Wajib dibaca, khususnya pembaca berusia 17 tahun ke atas karena kekejaman dan kesadisan pada cerita ini. Benar-benar luar biasa, pada penggambaran karakter, setting, tema, alur atau plotnya sungguh mempesona. Buku ini memiliki beberapa sudut pandang pada tokohnya Ned, Jon, Catelyn, Sansa, Arya, Tyrion, dan Brann. Sehingga kita  dapat memperoleh penggambaran tokoh dimana mereka berada. Seri A Game of Throne ini telah dibuat sekuel serialnya oleh HBO. Sumpah effectnya bikin merinding.
 "You know nothing, Jon Snow..."
Tokoh favorit saya sepanjang buku ini adalah Jon Snow dan Arya Stark mereka benar-benar keren. Apalagi Jon Snow sebagai anak haram ia merasa jika ia tidak diinginkan oleh ibu tirinya Cat masih sakit hati karena penghianatan Ned dan penasaraan siapa ibu Jon sebenarnya sampai-sampai Ned merahasiakan kepadanya selama bertahun-tahun. Sedangkan Arya Stark alasan saya menyukai karena ia selalu yakin dengan apa yang ia lakukan meskipun itu akan membahayakan dirinya sendiri dan ceroboh namun sangat setia kawan.
Terjemahan dalam bahasa Indonesianya pun sudah bagus, menurut si penerjemah beliau juga melakukan kontak langsung dengan para penggemar aGoT Indonesia yang telah mengikuti serinya di televisi. Sayangnya kertasnya dan tulisannya sangat kurang, kertasnya sangat tipis (kertas buram) dan tulisannya sangat kecil (menurut saya yang memiliki penglihatan minus harus benar-benar konsentrasi).

Saya sendiri menyimpulkan bahwa dimanapun berada politik dimanapun dan kapanpun baik didalam cerita maupun film memiliki semboyan: Gold, Glory, Women!!!

Valar moghulis!!!

Note: Entah kenapa menurut saya Pak George pantas jadi Robert Baratheon yang tambun hihihihi

Sabtu, 19 Maret 2016

Champion by Marie Lu

source: goodreads
"Sometimes, the sun sets earlier. Days don’t last forever, you know. But I’ll fight as hard as I can. I can promise you that"-Marie Lu


Champion merupakan seri terakhir dari Legend dan Prodigy. Masih bercerita mengenai perseturuan antara Day dan June dengan Republik dan Kolini. Namun, kali ini Day berpihak kepada Republik karena Elector baru Republik, Anden, telah mengembalikan Eden dan menawarkan Day pengobatan atas keluarga satu-satunya tersebut.

Kenyataan pahit harus dialami Day lagi, ia didiagnosis oleh dokter jika ia tidak akan hidup lama lagi karena pengaruh virus yang disuntikkan Republik beberapa tahun silam telah bereaksi.Day yang sangat syok dengan pernyataan dokter dan dokter berkata bahwa kemungkinan ia akan hilang sebagian ingatannya ketika virus itu kambuh. Ia tidak tega memberitahukan June, orang yang paling ia cintai. Day memutuskan mengakhiri hubungannya dengan June karena ia tidak mau June menderita demi dirinya jika suatu kemungkinan terburuk terjadi pada dirinya.
June yang saat itu ditawari oleh Anden menjadi calon Princeps Republik bimbang pada keputusannya antara menjadi Princeps Republik atau berada di sisi Day.

Perseteruan antatra Koloni dan Reppublik semakin memanas. Kolini memperingatkan pada Republik menemukan penawar bagi virus yang kali ini menyerang sebagian warga Koloni. Republik menemukan bahwa penawar virus tersebus adalah adik Day, Eden. Day yang telah lama terpisah dari keluarga satu-satunya menolak menyerahkan Eden lagi. Koloni yang berkerjasama dengan Afrika menyerang secara brutal menggunakan zeppelin dan menembaki tentara serta warga sipil Republik. Republik yang saat itu terdesak akhirnya meminta bantuan Antratika sebagai negara adi daya dan memiliki teknologi yang canggih dibanding semua negara.
Akankah Republik memmenangkan perang terhadap Koloni? Akankah Eden benar-benar penawar virus yang telah bermutasi? Akankah Day dan June selalu bersama?

Menurut saya buku ketiga ini terkesan romantis. Namun, saya kurang menyukai ceritanya. Karena terlalu fokus pada percintaan Day dan June, itulah yang membuat saya tidak suka dan terkesan dibuat-buat macam drama. Jujur sebenarnya virus yang dibuat oleh pengarang aneh dan kurang jelas. Masih banyak sekali cerita yang menurut saya janggal. Saya masih penasaranfungsi kalung yang diberikan ayah Day kepada Day. Kemudian tato pada wajah Day yang dibuat permanen atau tidak mash mengganjal pada pikiran saya.
Bagi pecinta distopia seperti saya kurang greget saja sih. Jadi saya memberikan nilai 3 dari 5.

***
Best wishes,
Ria Dhea

Ghost I want to hug you!!!

Dear veelas,

Duh rasanya kalau pas lagi lihat Game of Throne saya paling demen adegan direwolfnya mas Jon Snow. Lucu banget sih direwolf ini. Udah bulunya seputih salju, matanya merah udah gitu setia banget sama mas Jon. Ugh!!! Pingin yang seperti ini.
Sejujurnya saya bukan penggemar hewan (kecuali hewan yang bsa dimakan). Entah kenapa saya jatuh cinta sama Ghost ini. Bulunya lembut sekali ya sepertinya. Lalu drewolf kesukaan saya lagi adalah Summer, direwolf milik Brann Strak.

Mungkin sekarang patrounus saya telah berubah menjadi sesosok direwolf (abaikan tidak penting)
 
 source: reblog tumblr

***

Best wishes,
Ria Dhea

Kamis, 17 Maret 2016

Prodigy by Marie Lu

source:goodreads


Buku ke-dua dari trilogi oleh Marie Lu berfokus pada penyelamatan adik buronan terkenal, Daniel Altan Wing atau yang dikenal dengan Day dan berfokus pada percintaan antara Day dan June.

Day dan June mejadi buronan setelah eksekusi Day oleh Republk dibatalkan oleh June, dan kini mereka berdua menjadi buronan pihak Republik, menjadi orang paling dicari. June memutuskan untuk mencari kelompok Patriot (pembangkang Republik) untuk menyelamatkan nyawa Day yang saat itu kakinya terluka karena aksi kaburnya ketika akan dieksekusi. Mau tak mau June untuk mencari kelompok Patriot mempertaruhkan nyawanya untuk seseorang yang sangat ia sayangi.

June berhasil bertemu kelompok Patriot dengan bantuan Kaede, gadis yang menjadi lawan bertarungnya di Skiz dulu, yang ternyata ia bekerja pada kelompok Patriot. Kelompok Patriot menyetujui akan membantu June dan Day serta mencari Eden dengan satu syarat merek harus membunuh Elector Primo yang Baru. June mencurigai kelompok Patriot yang memanfaatkan mereka berdua dan mengajak Day berdiskusi, namun Day tidak yakin pada June yang pernah menghianatinya dulu dan mengira June masih setia kepada Republik.

Meskipun novel ini menceritakan tentang Distopia tapi saya kurang menyukainya karena terlalu menyorot percintaan June dan Day. Menurut saya buku ini layak mendapat bintang 3/5.

***
Best wishes,
Ria Dhea

A Game of Thrones

Dear bloggies,

"Lannister, Targaryen, Baratheon, Stark, Tyrell. They're all just spokes on a wheel. This one's on top then that one's on top. And on and on its spins, crushing those on the ground. I'm not going to stop the wheel. I'm goung to break the wheel." - Daenarys Targaryen 

Sekarang saya sedang menunggu serial TV Amerika yang fenomenal, A Game of Thrones. Pertama kali saya tahu serial ini dari buku yang saya baca akhir tahun 2015 lalu. Waktu pertama kali membacanya sempat berulang-ulang karena saya masih mencerna kalimat-kalimat dalam buku tersebut maklum buku terjemahan (saya tidak ingn mengambil resiko membeli buku aslinya yang ditulis dengan bahasa inggris, karena tebal bukunya dan belum lagi berpikir tentang alurnya, wong terjemahannya aja masih mikir hihihhi). Tapi setelah beberapa halaman saya menyukai alur cerita, setting, penokohan-nya. Luar biasa. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana bisa Pak George ini mengarang cerita seperti benar-benar nyata, saya bahkan terhanyut dan enggan berhenti membaca buku ini (walaupun tulisannya kecil-kecil dan padat). Buku ini juga memiliki beberapa sudut pandang beberapa tokoh yang menjadi tokoh inti dalam cerita. Jadi, tidak hanya satu tokoh utama saja yang diceritakan.


Saya mengetahui jika ternyata buku ini telah dibuat sekuel dramanya di HBO beberapa tahun silam. (Hei!!! Kemana aje?!!!). Serial filmnya tidak kalah fenomenalnya. Menurut pendapat teman-teman saya serial atau buku ini mengandung konten kekerasan dan dewasa. Jadi, saran saya bagi yang tidak suka film dengan banyak kekerasan dan darah saya sangat tidak menyarankan menonton serial ini. Namun, serial ini penuh dengan moral dan makna, intrik politik yang terkadang tidak pernah kita bayangkan.

Baik kali ini saya akan membahas filmnya terlebih dahulu dan nanti pada kesempatan mendatang saya akan membahas mengenai bukunya. Hingga saat ini serialnya sudah mencapai 5 sesion. Sesion 6 akan tayang pada bulan April tepatnya tanggal 24 2016. Serial ini sangat diantisipasi. Ceritanya berawal dari kerajaan yang 1klan penguasa dari 7 kerajaan yang dikenal dengan 7 kingdom yaitu klan Baratheon yang berlambangkan rusa jantan (jadi ingat Patrounus-nya Harry Potter hehehehe), lalu klan Stark yang memiliki lambang direwolf dan semboyan "winter is coming" karena klan ini berada di wilayah utara. Kemudian klan terbesar lain adalah Lannister yang memilik simbol singa (nah kalau ini saya ingatnya Narnia, habis singnya mirip dengan Aslan), Targaryen yang memilik simbol naga, Tyrell (mawar), Martell, Arryn (Burung puyuh dan bulan sabit), Tully (Ikan)   besar.

Sebenarnya aGoT ini menceritakan tentang politik yang sejak jaman dahulu kala terdiri dari 3 kata: Gold, Glory, Women. Nah!!! Ternyata sejak jaman dahulu politik tidak lepas dari 3 kata tersebut. Semua klan ingin berebut menjadi penguasa Iron Throne dengan cara apapun mereka ingin menjadi pemimpin. Kecuali satu klan Stark yang memang menjadi klan utama atau tokoh utama dari cerita ini. Keluarga Stark terdiri dari Eddard Stark (atau yang dpanggil Ned Stark), istrinya yang berasal dari klan Tully yaitu Catelyn Tully, anak haramnya "bastard son" Jon Snow (orang utara menyebut anak haram mereka dengan nama belakang Snow. Anak haram artinya dilahirkan dari ibu dari kalangan orang biasa atau bukan Ratu), Robb Stark, Sansa Stark, Arya Stark, Bran Stark, Rickon Strak. Masing-masing anak Klan Stark ini memiliki direwolf yang ditemukan oleh Jon Snow, Robb dan Brann yang diperankan oleh Kit Harrington yang super ganteng (Eh). Jon sendiri memilki direwolf berwana putih, seputih salju yang bernama Ghost.
Nedd Strak dikenal sebagai raja yang bijak dikawasan utara dan ia adalah orang setia dan sangat menyayangi anak-anaknya dan istrinya. Sebelum keberangkatannya ke King's Landing atas permintaan teman lamanya, Robert Baratheon, yang saat ini adalah penguasa Iron Throne karena kematian tangan kanan raja yang mendadak, Jon Arryn. Oleh sebab itu Ned diminta menggantikan Jon Arryn. Ned sebenarnya enggan meninggalkan keluarganya karena ia sendiri nyaman di North apalagi kala itu Brann yang tiba-tiba terjatuh dari menara dan lumpuh bahkan kritis. Tapi Robert Baratheon tidak mau tahu, ia membutuhkan Ned sebagai orang yang paling ia percayai.
Setelah kematian Robert Baratheon, semua raja di 7 kingdoms ingin menduduki tahta Iron Throne, karena saksi kematian Robert atau yang diserahi mandat oleh Robert adalah Ned Strak yang dibantai oleh anaknya Robert sendiri (walaupun sebenarnya bukan anaknya Robert sih) dan karena Ned tahu rahasia terbesar Cersei Lannister (istri Robert Baratheon).

Inilah awal dari pemberontakan semua klan. Namun, Jon Snow yang bergabung dalam pasukan Night Watch (perbatasan antara wilayah kerajaan dengan alam liar yang dihuni oleh suku liar, wildings) tau bahwa bukan saatnya mempereutkan Irone Throne. Sam Tarly, sobat Jon Snow, telah meloporkan kepada Maester Aemon bahwa ia bertemu dengan White Walker alias zombie yang mengerikan dan sedang membangun pasukan untuk menembus The Wall. Maester Aemon kemudian memrintahkan untuk menyampaikan pesan kepada seluruh 7 kingdoms atas bahaya ini. Namun tampaknya tak satupun yang peduli akan peringatan ini.

Sudut pandang tokoh dalam serial ini adalah Ned Strak, Cattelyn, Jon Snow, Daenarys Tarrgaryen (keturunan Targaryen yang masih tersisa), Arya Stark, Sansa Stark, Brann Stark, Tyrion Lannister (keturunan Lannister yang dikucilkan karena ia terlahir sebagai seorang cebol). Pada buku ke-2 A Clash of Kings sudut pandangnya berubah lagi. Pak George menambahkan Theon Greyjoy karena kematian Ned Stark yang dipenggal oleh Joffrey Baratheon (pas adegan ini pengen banget nyakar muka dan jambak rambut pirangnya Joff). Mungkin di buku ketiga nanti juga akan tokoh yang akan menjadi sudut pandang baru.



Sumpah kalau saya bilang ini serial keren banget!!! Efeknya juga. Efek naga, orang-orangnya, white walkernya. Sumpah!!! Tidak menyesal menonton serial ini. Saya sendiri tdak sabar menunggu sesi 6nya yang menegangkan. Buku seri 6 sendiri baru terbit tahun lalu. Ughh!!! Saya sendri masih baca buku 2. Jika penasaran dengan serial ini sangat disarankan menunggu dengan hati sabar dan lapang hehehehehe.

Valar morghulis!

***
Ria Dhea

Selasa, 08 Maret 2016

Legend by Marie Lu



source: goodreads

"Few people ever kill for the right reason, June. Most do it for the wrong reasons. Ijust hope you never have to be in either category"-Metias Iparis

Amerika Serikat tahun 2130, menghadapi perang saudara yang berkepanjangan dan terpecah menjadi dua kubu yaitu Republik dan Koloni. Republik merupakan wilayah yang warganya berkecukupan sedangkan Koloni merupakan wilayah kebalikan dari Republik, kumuh dan banyak wabah-wabah menular. Diantara kedua wilayah tersebut terjadi kesenjangan sosial yang tak terelakkan. Lalu seiring berjalannya waktu terbentuk grup pemberontak, Patriot.

June Iparis, gadis berusia 15 tahun cerdik, pemberontak dan genius yang mendapat skor sempurna pada waktu ia ujian. Terguncang akan kematian kakak dan keluarga satu-satunyan yang masih hidup, Metias Iparis, dibunuh oleh seorang pemberontak yang amat dicari oleh Republik, Day.

Day, pemuda dari wilayah Koloni yang tinggal dikawasan Lake telah diburu oleh para tentara Republik karena sidik jarinya tidak terdeteksi oleh para pemerintah Republik. Beberapa peristiwa pencurian dilakuakan oleh Day dan tentara Republik tidak pernah sekalipun dapat menangkappnya. Kepalanya berharga ribuan Notes bagi yang dapat menangkap Day. Pada suatu hari Day membutuhkan vaksin untuk adik kesayangannya, Eden, yang terinfeksi wabah berbahaya. Nasib buruk menimpa Day, ia tidak berhasil menemukan vaksin tersebut di Rumah Sakit. Saat melarikan diri ia dengan sengaja melemparkan pisaunya ke arah tentara Republik, Metias Iparis dan mengenai bahu tentara itu.

Anehnya Metias Iparis dinyatakan meninggal oleh Republik. Kapten Jemerson, pimpinan tentara patroli Republic memanggil June untuk menyelidiki kasus kematian tentara kesayangan Kapten Jamerson. June bertekad menangkap Day hidup-hidup untuk dimintai pertanggung jawaban atas kematian keluarga satu-satunya. June menyamar menjadi seorang Koloni dan mencari Day. Tetapi June malah tertarik kepada Day yang menjadi musuh utamanya.

***

Cerita distopia seperti biasa membuat saya berimajinasi kuat. Saya membayangkan dimana Amerika Serikat, negara adidaya dalam ambang kehancuran dan terjadi perang saudara berkepanjangan. Bagaimana kehidupan Day dan Tess, seorang gadis berumur 10 tahun yang menjadi partenernya ketika dalam pelarian, bertahan hidup dengan mengais makanan dari tempat sampah. Berkebalikan dengan June yang hidup berkucukupan karena warisan dari orangtuanya dan kakaknya yang bekerja di pemerintahan. Saya membayangkan bagaimana saya akan hidup dalam dunia tersebut dan yang paling mengerikan adalah wabah menular yang terjadi.

Tidak seperti kebanyakan wabah-wabah yang terjadi dalam novel bertemakan distopia yang biasanya menjadi zombie, dalam novel ini wabah tersebut memiliki ciri-ciri suhu badan yang tiba-tiba tinggi lalu disertai nafsu makan berkurang dan iris mata berubah perlahan-lahan bila sampai parah akan berdarah-berdarah.

Dalam novel ini memiliki dua sudut pandang yaitu Day dan June sehingga pembaca dapat berimajinasi seakan-akan menjadi Day dan June. Settingnya yaitu negara Amerika Serikat yang terbagi menjadi beberapa wilayah. Terjemahannya juga cukup bagus tidak ada kalimat atau kata yang typo. Saya rasa Mizanfantasi telah mengalami kemajuan yang pesat dalam ha menerjemahkan. Namun yang saya sayangkan penggambaran wataknya kurang mendetail tempat, ciri-ciri orang dan tiba-tiba ada alur yang kurang saya mengerti (atau mungkin ini buku terjemahan hehehehehe).

Bagi penyuka serial apolcalpse buku ini layak untuk dikoleksi.
Selamat membaca!!!
Valar morghulis hihihihihi

***

Best wishes,
Ria Dhea