Rabu, 25 Mei 2022

The Big Why? Tentang Alasan Menulis Blog

Pertanyaan kenapa saya menulis blog sebenarnya sering muncul dalam benak saya juga beberapa tahun yang lalu. Namun, saya masih terus abai mengenai hal tersebut ditambah saya yang sok sibuk. Lengkaplah sudah. Kebetulan saat ini saya beruntung mendapatkan golden ticket mengenai blog coaching yang diadakan oleh blogspedia. Saya setuju ketika menyimak dan membaca materi kita harus tahu kenapa kita menulis blog. Menurut saya itu juga merupakan sumber motivasi juga sehingga bisa konsisten menuliskan blog. Disinilah akhirnya saya menuliskan hal tersebut. Siapa tahu kita memiliki alasan yang sama. 

source: mythemeshop


1. Menulis adalah kegemaran saya

Saya ingat dulu saya memilki sahabat pena yang berasal dari beberapa provinsi di Indonesia waktu jaman SD. Di era itu sahabat pena sangat populer, memiliki sahabat pena saat itu membuat bangga. Tanpa disadari saya suka menulis dari situ. Saya juga memiliki buku diari dan sering menuliskan kegiatan saya dan apa yang saya alami di buku diari tersebut. Berbagai macam perasaan saya tuangkan ke dalam tulisan saya entah itu bahagia, sedih, kesal, marah dan cemas. Bahkan sampai sekarang saya masih menulis buku diari. 

Dulu, sewaktu SD guru saya sering sekali menugaskan saya untuk menulis di papan atau di buku jurnal karena tulisan saya yang rapi. Ketika SMP, guru saya mendaftarkan lomba antar sekolah lomba mengenai isra' mi'raj temanya adalah kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sayangnya, saya saya hanya menjadi tim hore. Saya mengevaluasi hasil dari lomba tersebut. Mungkin POV dari tulisan saya bukan Nabi Muhammad, namun malah ibu susu dari Nabi Muhammad SAW 😅. Sampai sekarang saya juga masih aktif menulis tulisan ilmiah beberapa diantaranya ditulis bersama rekan saya dan telah saya terbitkan di beberapa jurnal ilmiah sebagiannya lagi masih menjadi arsip untuk saya.

Tahun antara 2008-2009 ide untuk membuat blog karena saat itu saya masih ingat saya saya punya banyak sekali quotes dari buku dan film yang saya baca dan tonton. Saya seringkali menuliskannya di awal tulisan saya. Banyak quotes yang relate dengan apa yang saya alami. Ketika saya sudah mulai menulis saya seperti terhanyut dan menjadikan waktu saat itu sangat berharga. Melalui tulisan, saya dapat menuangkan pikiran saya sehingga bisa menghilangkan penat menghadapi hari. Seperti layaknya self healing.
Terkadang ketika saya menulis tiba-tiba saja mendapat ide untuk penelitian ilmiah saya hehehe seperti sambil menyelam minum air.

2. Senang membagi pengalaman yang bermanfaat

Saya pernah mendapatkan kesempatan menjalani pertukaran pelajar tahun 2014 di Estonia tepatnya di ibukota, Tallinn. Saat itu saya benar-benar kesulitan mencari informasi untuk mendapatkan ijin tinggal sementara karena di Indonesia sendiri belum ada embassy Estonia. Jadi, saya benar-benar mencari tahu sendiri sambil melobi pihak host university saya. Rujukan pertama saya saat itu adalah PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) di Estonia ternyata saat itu hanya 3 orang yang tinggal di Tallinn (ibukota Estonia). Saya sangat terbantu dengan adanya PPI di negara tersebut. Karena proses mendapatkan visa tersebut lumayan panjang dan sedikit tricky terlebih masih belum banyak informasi mengenai pembuatan visa pelajar di Estonia saya membagikannya melalui tulisan. Suatu hari, ada yang menghubungi saya melalui email karena membaca postingan saya dan dia sangat terbantu dengan postingan saya saat itu. Saya turut senang karena tulisan saya ternyata bermanfaat untuk orang lain.

Pernah tidak ketika ingin membeli sebuah buku atau benda yang harganya lumayan kita mencari review? Saya sendiri sering mencari review orang terutama ketika membeli buku dan barang yang lumayan mahal. Jujur saya sangat terbantu dengan postingan yang membahas mengenai hal-hal tersebut. Saya lebih menyukai tulisan tentang kelebihan atau kekurangan sebuah barang dibanding melihat video. Entah kenapa lebih mengena dibanding melihat video. Saya ingin tulisan yang berdasarkan pengalaman saya bermanfaat bagi orang yang membaca postingan saya. Seperti menabung amal jariyah.

3. Jejak digital hidup saya

Saya pernah berdiskusi dengan senior saya. Kata-kata yang mengena adalah manusia boleh mati tapi tulisan kita tidak akan pernah mati terutama bila terekam oleh jejak digital. Wah, hal itu tentu saja benar. Saya sangat menyukai tulisan ilmiah Professor Leo Breiman. Dan beliau adalah panutan saya dan sudah meninggal. Namun, bagi sebagian orang dan saya tulisan beliau sangat bermanfaat terutama untuk perkembangan ilmu pengetahuan. Satu lagi seorang dosen saya yang saya hormati meninggal tahun 2019 lalu dan tulisan beliau masya Allah masih dijadikan rujukan penelitian karena keilmuannya yang tergolong baru.

Itulah alasan kuat saya menulis, ya supaya ada jejak digital saya yang mungkin suatu saat akan dibaca anak cucu saya. Menulis di blog tidak sesulit menulis tulisan ilmiah. Kenapa kita tidak mencobanya sehingga menjadi jejak digital kita? Memang kita bisa menuliskan di sosial media, namun menulis di blog lebih memuaskan karena bisa lebih panjang dibanding di sosial media. Terlebih tidak hanya menulis saja di dalam prosesnya ada riset kecil dan mungkin akan berguna di masa depan.

4. Personal branding

Tanpa disadari ketika menulis blog sebenarnya kita sedang membangun personal branding. Kita menjadi tahu kelebihan diri dan lebih mengenal diri kita. Setiap penulis memiliki gaya sendiri ketika menulis. Kalau kata dosen saya dulu setiap penyanyi dangdut punya cengkok dan goyang khas. Tunggu apalagi ayo membangun personal branding dengan menulis blog sehingga kita bisa mengenal diri kita lebih mendalam.

5. Menambah wawasan

Sebelum menulis sebuah artikel saya akan melakukan riset. Itulah kenapa ketika menulis sebuah artikel tanpa disadari kita menjadi tahu lebih banyak hal. Blogwalking adalah jalan ninja saya mengetahui sudut pandang orang lain mengenai buku yang saya baca atau yang akan saya beli.

Menulis blog secara konsisten tidak semudah yang bayangkan. Saya sendiri pun saat ini sedang belajar juga. Saya akan memberikan  beberapa tips manajemen waktu yang akan saya terapkan supaya lebih konsisten dalam menulis blog.

Tips manajemen waktu ala saya 

1. Niat yang kuat
2. Fokus saat menulis (paling tidak 1-2 jam)
3. Buat jadwal posting di blog minimal 1 week 1 post
4. Tulis agenda penting pekerjaan mana yang sekiranya menjadi skala prioritas, jika perlu jurnaling


Jadi, temukan alasan yang kuat untuk menulis blog. Jangan menunda kegiatan yang mengasikkan ini. Ingatlah pepatah sambil menyelam minum air. Dari menulis blog wawasan kita jadi bertambah 😊.

Regards,
Ria Dhea

21 komentar:

  1. Woaah, anti maninstream nih postingan ada di sebelah kanan. Manajemen waktunya dah keren banget ya

    BalasHapus
  2. manajemen waktu adalah jihad terbesar saya. suka mageran dan moody. terima kasih sudah mengingatkan lewat tulisan ini. semoga bisa menjadi amal jariyah dan bermanfaat untuk orang lain. selamat yaaa sudah ngerjain tugas. semangat buat kita semua.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama! saya pun juga masih harus mengelola emosi. Semangat buat kita selalu istiqomah untuk menulis!

      Hapus
  3. Wah, senior nih. Salim dulu ahh, hehe. Beberapa alasannya sama dengan saya mbak. Semoga kita bisa terus istiqomah memberikan tulisan yang bermanfaat ya. Aamiin

    BalasHapus
  4. Bener banget mbak, meninggalkan jejak digital yang baik

    BalasHapus
  5. Bener banget, jejak digital adalah salah satu alasanku menulis blog. Kalau kata Pramodya Ananta Toer, menulis adalah bekerja untuk keabadian. Karena orang boleh meninggalkan dunia, tapi tulisannya bisa tetap abadi selamanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar mba, lihat saja pak pramidya meskipun beliau sdh meninggal tapi karya beliau masih bisa kita nikmati sampai sekarang

      Hapus
  6. Betul, ngeblog bisa berbagi pengalaman dengan lainnya

    BalasHapus
  7. Hai Kak Ria, salam kenal, ya. Semua alasan nge-blognya hampir relate nih sama saya, hehe. Semangat terus ya, Kak. Semoga semua harapannya bisa terealisasikan.

    BalasHapus
  8. wah iya kak betul. Alasan ngeblog ternyata menjadi jejak digital juga.

    BalasHapus
  9. tinggal diterapkn nih tipsnya,

    BalasHapus
  10. wah keren yah, dari SD dah suka menulis. kalau saya pas masuk SMP baru kenal dunia literasi..

    Btw, salam kenal ya, Kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga ka. Tanpa sadar ternyata menulis buku diari membuat jadi suka menulis

      Hapus
  11. Hallo Mba.akhirnya aku menemukanmu..banyak sesuatu yang tidak aq sadari. Aku dikelilingi orang-orang hebat. Manajemen waktu sebenarnya juga menjadi musuh terbesarku. Karena untuk menulispun aku masih butuh waktu berjam-jam untuk merangkai kata.

    BalasHapus
  12. game slot88 gacor mania sudah sangat berkembang pesat menjadikan game slot online berteknologi canggih, hal itu menjadikan game slot dewa 88 ini bisa dimainkan dimana saja. Saat ini informasi sangatlah mudah tersebar melalui media sosial hal itu membuat informasi tentang slot online tersebar cukup cepat karena mudah meraih jackpot slot88 hanya bermain slot online.

    Berikut Ini Beberapa Situs Toto Slot Online :

    TIS4D

    WOKEBET

    FUJI188

    PETANI88

    PANTAI88

    MANJA4D

    Markas Prediksi

    Situs Togel Online

    Agen Bola SBOBET

    Berita Seputar Nasinal Dan International :

    Berita Terkini

    Global News

    Grup Prediksi Toto

    BalasHapus